Kecamatan Gemuh Sambut 238 Mahasiswa KKN UIN Walisongo, Siap Berabdi di 16 Desa
GEMUH – Pemerintah Kecamatan Gemuh secara resmi menerima kedatangan 238 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Acara penerimaan dan penyambutan mahasiswa ini berlangsung di Depan Kantor Kecamatan Gemuh dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.
Sebanyak 238 mahasiswa tersebut nantinya akan diterjunkan dan mengabdi di 16 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Gemuh selama masa program KKN berlangsung.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimcam Gemuh, di antaranya Camat Gemuh, Kapolsek Gemuh, dan perwakilan Danramil Gemuh. Hadir pula perwakilan pimpinan serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari kampus UIN Walisongo, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Gemuh yang siap menerima penempatan mahasiswa di wilayahnya masing-masing.
Sinergi Kampus dan Desa
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan UIN Walisongo Semarang. Pihak kampus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Gemuh beserta seluruh Pemerintah Desa atas kesediaannya menerima para mahasiswa.
"Kami titipkan anak-anak kami untuk belajar, bersosialisasi, dan mengabdi di tengah masyarakat Kecamatan Gemuh. Kami berharap ilmu akademik yang mereka peroleh di bangku kuliah dapat diimplementasikan untuk memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat di desa," ujar perwakilan UIN Walisongo.
Pihak kampus juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menghormati kearifan lokal, dan aktif membantu program-program desa.
Camat Gemuh: Jadikan KKN Ajang Belajar dan Memberi Solusi
Dalam sambutannya, Camat Gemuh menyampaikan selamat datang dan menyambut positif kehadiran para mahasiswa KKN UIN Walisongo di wilayahnya.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Gemuh dan masyarakat, kami menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Kecamatan Gemuh memiliki potensi yang luar biasa di 16 desa. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan, berkolaborasi dengan jajaran Pemerintah Desa, serta menghadirkan inovasi maupun solusi atas tantangan yang ada di desa," tutur Camat Gemuh.
Beliau juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara mahasiswa dengan Kepala Desa serta tokoh masyarakat setempat selama masa pengabdian.
Himbauan Kamtibmas dari Kapolsek Gemuh
Sementara itu, Kapolsek Gemuh memberikan arahan terkait aspek keamanan, ketertiban, dan keselamatan selama pelaksanaan KKN.
"Kami imbau seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga ketertiban, menaati norma-norma dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan. Jika ada hal-hal yang membutuhkan penanganan terkait Kamtibmas, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, maupun jajaran Polsek dan Koramil Gemuh," imbau Kapolsek.
Penyerahan Simbolis ke Para Kepala Desa
Rangkaian acara diakhiri dengan prosesi penyerahan mahasiswa secara simbolis dari pihak kampus UIN Walisongo kepada Camat Gemuh, yang kemudian diteruskan kepada para Kepala Desa dari 16 desa penerima peserta KKN.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh undangan dan perwakilan mahasiswa KKN UIN Walisongo. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.